logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 23 September 2017 | Edisi : Indonesia

Mahasiswa Punya Tanggungjawab Jaga Empat Pilar MPR

Selasa, 05 Sep 2017 - 21:00:00 WIB
Ferdiansyah, TEROPONGSENAYAN
37yandri-mpr-empat-pilar.jpg
Sumber foto : Humas MPR
Yandri Susanto

SERANG (TEROPONGSENAYAN)--Anggota MPR Yandri Susanto mengajak mahasiswa untuk menjaga Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Dengan menjaga Empat Pilar maka Indonesia akan tetap damai, kondusif, utuh dan bersatu.

"Mahasiswa mempunyai tanggungjawab besar untuk menjaga Pancasila, UUD NRI Tahun1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena tidak ada jaminan Indonesia akan tetap ada kalau Empat Pilar itu tidak dijaga," kata Yandri Susanto dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada para mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten, Selasa (5/9/2017).

Bagi Yandri, mahasiswa adalah generasi yang lebih penting dibanding generasi tua. "Dari sisi usia, kesempatan, dan lainnya mereka jauh lebih penting dari generasi yang lain. Mereka memegang peranan yang lebih penting dibanding generasi tua," katanya.

Karena itu Yandri mengajak para mahasiswa untuk peduli dengan nilai-nilai kebangsaan. Namun kepedulian mahasiswa sebagai anak bangsa terhadap nilai-nilai kebangsaan masih kurang.

"Mahasiswa harus peduli, mengetahui tugas pokok sebagai anak bangsa. Hari ini banyak mahasiswa yang kurang peduli dengan nilai-nilai kebangsaan itu. Mereka lebih peduli pada nilai IPK atau kegiatan yang lain," paparnya.

"Mereka kurang peduli terhadap tugas pokok menjaga bangsa ini tetap utuh, harus damai, rukun dan kondusif," imbuhnya.

Yandri khawatir terhadap keutuhan Indonesia jika generasi muda tidak peduli dengan nilai-nilai kebangsaan. "Tidak ada jaminan bangsa ini akan damai seperti sekarang kalau generasi mudanya tidak peduli bahkan cenderung apriori terhadap nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Karena itu Yandri menekankan bahwa Pancasila jangan hanya dihafal namun diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Membaca, menyebutkan dan menghafal Pancasila sangat mudah. Tapi apakah para mahasiswa sudah mengimplementasikan?," tanya Yandri.