logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 23 September 2017 | Edisi : Indonesia
Suara Senator

Fahira Minta Pemerintah Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Myanmar

Minggu, 03 Sep 2017 - 10:47:49 WIB
M Anwar, TEROPONGSENAYAN
13Save-Rohingya.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ilustrasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota DPD RI Fahira Idris meminta pemerintah RI untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar. 

“Kami ormas Bang Japar berkesimpulan telah terjadi tindakan nyata genosida terhadap muslim Rohingya," kata Fahira dalam orasinya dalam aksi #SaveRohingya di car free day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (3/9/2017).

Fahira lebih lanjut meminta negara-negara ASEAN untuk mengambil langkah tegas terhadap Myanmar. Pemerintah Indonesia juga diminta menarik duta besarnya dari Myanmar.

"Mendesak pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah Myanmar dan membatalkan pemberian nobel perdamaian untuk Aung San Suu Kyi," ungkapnya.

Selain orasi, aksi #SaveRohingya di CFD ini juga diisi dengan penampilan teatrikal. Aksi ini terdiri dari komunitas Peduli Jilbab, Aku Cinta Islam, Bidik Production, Jakarta Sinergi, dan One Day Juz. Mereka juga melakukan penggalangan dana untuk warga Rohingya.

Fahira mengaku hadir untuk memberi dukungan pada komunitas yang melakukan aksi #SaveRohingya. Menurutnya, saat ini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.

"Menurut saya, kita lihat inikan pemerintah tidak melakukan sesuatu yang signifikan. Sebetulnya suatu negara mampu kok melakukan penekanan terhadap negara lainnya yang telah melakukan perbuatan yang luar biasa ini," tukasnya.(yn)