logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 23 September 2017 | Edisi : Indonesia
Suara Senator

DPD RI Ingin Konflik di Timika Cepat Berakhir

Sabtu, 26 Agu 2017 - 13:00:00 WIB
Ferdiansyah, TEROPONGSENAYAN
27nono-sampono.JPG
Sumber foto : Istimewa
Nono Sampono

TIMIKA (TEROPONGSENAYAN)--Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengadakan acara coffee morning dengan manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI), serikat pekerja PTFI dan SKPD Kabupaten Mimika di hotel Horison Timika, Papua, Jumat (25/8/2017).

Dalam acara yang berlangsung santai tersebut, Wakil Ketua DPD Nono Sampono berbicara soal sejumlah konflik yang terjadi di daerah, termasuk di Timika. Ia berharap hal tersebut bisa cepat berakhir.

"Saya berpesan agar kita semua untuk hindari jangan sampai terjadi perpecahan, kita bisa berbeda pandangan tapi jangan sampai bermusuhan," kata senator dari Maluku tersebut.

Pernyataan Nono tersebut mengacu pada masalah yang terjadi antara ribuan karyawan PTFI yang mogok kerja dan Manajemen PTFI. Semua itu terjadi karena masing-masing pihak mempunyai cara pandang sendiri.

"Kami melihat bahwa masing-masing pihak punya sudut pandang sendiri, namun harus hati-hati kalau dalam konflik itu ada penumpang gelap," kata Nono seusai pertemuan dengan SPSI PTFI kemarin di kantor bupati Mimika.

Selanjutnya, Nono mengingatkan semua pihak untuk menjaga agar konflik tidak terus berlanjut, karena kita berkewajiban menjaga persatuan di era masing-masing untuk diserahkan ke generasi selanjutnya.

"Potensi untuk pecah dan berkonflik itu besar, karena perbedaan kita banyak,dari bahasa, budaya, agama dan suku bangsa. pemersatu kita adalah pancasila," tutupnya.

Menanggapi kedatangan DPD RI untuk membantu konflik PT Freeport Indonesia, tokoh masyarakat sekaligus penasihat senior PTFI Michael Manufandu mengapresiasi kedatangan para senator itu.

"DPD RI datang langsung memimpin rapat dengan SPSI dan juga Freeport, ini sangat luar biasa, kami apresiasi pertemuan yang berlangsung secara aman dan kondusif, DPD RI tidak hanya nato (no action talk only). DPD datang semua langsung dilakukan," kata Manufandu.

Manufandu juga berpesan agar kita menghindari perbedaan pendapat dan masalah yang ada harus segera diselesaikan.

"Kita hindari perbedaan-perbedaan dan junjung kebersamaan. Kehadiran lembaga pemerintah melihat konflik ini sebagai hal yang harus diselesaikan," ujarnya.

Kesan senada juga disampaikan perwakilan SPSI PTFI Abraham Tandi Datu yang sangat senang dengan kehadiran langsung DPD RI di Timika, setelah mereka mengadu ke Pimpinan DPD RI beberapa waktu lalu.

"Kemana lagi kita mengadu, kita beranikan diri ketemu pimpinan DPD. Kami terharu DPD datang ke papua untuk menemui kami, semoga ke depan semakin baik, khususnya dalam hubungan industrial," pungkas dia.(yn)