logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 25 November 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan

Sambangi Tanjung Priuk, DPD RI Minta Promosi Mudik Angkutan Laut Digenjot

Kamis, 22 Jun 2017 - 21:10:43 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
45FB_IMG_1498140466426.jpg
Sumber foto : Istimewa
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris saat mengunjungi pelabuhan Tanjung Priuk, Kamis (22/6/2017)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengelola moda transportasi laut diminta menggenjot promosi mudik dengan angkutan laut. Sebab, sarana angkutan laut saat ini sudah tergolong baik tidak kalah dengan moda transportasi lainnya. Selain itu juga memiliki mengangkut jumlah penumpang dalam jumlah besar.

Demikian pendapat Wakil Ketua DPR RI Nono Sampono dan Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris saat mengunjungi pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta, Kamis (22/6/2017). Mereka melihat kesiapan pengelola moda transportasi laut melayani pemudik libur Lebaran 2017.

"Saya cek dari fasilitas disini sudah cukup baik. Posko kesehatan, posko keamanan juga sudah siap. Apalagi fasilitas mushola dan tempat tidur layaknya hotel menjadi keunggulan dari moda transportasi laut ini dibandingkan dengan moda transportasi lainnya," papar Nono.

Sayang, menurut Fahira Idris, keunggulan moda transportasi laut tersebut tidak diiringi dengan promosi yang memadai. Sehingga dalam beberapa tahun belakangan ini justru terjadi penurunan pengguna angkutan laut saat musim mudik liburan Lebaran.

"Saya lihat fasilitas sudah baik. Hanya saja kurang maksimal promosinya. Bayangkan jika Pelindo bisa promosi ke perusahaan yang ingin mengadakan mudik gratis kepada karyawan dan masyarakat sekitar, maka pengunaan moda transportasi laut ini akan menyerap penumpang yang cukup banyak," ujar Fahira yang juga Senator DKI Jakarta.

Penurunan pengguna moda transportasi laut dari pelabuhan Tanjung Priuk diungkapkan oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priuk, Nyoman Gede saat menerima pimpinan DPD RI itu. Bahkan hingga H-3 Lebaran 2017 belum terjadi lonjakan penumpang.

"Belum terjadi lonjakan penumpang. Malah ada kecenderungan turun dalam 5 tahun kebelakang, mungkin karena pengguna beralih ke moda kereta api dan maskapai penerbangan," Nyoman Gede.

Menurut Nyoman Luas, pada areal dermaga penumpang seluas 170 m2 di pelabuhan Tanjung Priuk dinilai cukup memadai menampung para pemudik. Guna meningkatkan keamanan dan menangkal penyelundupan narkoba, telah di operasi pintu pemeriksaan menggunakan teknologi X-Ray. Selain pihak kepolisian juga dilibatkan BNN.

Usai dari Tanjung Priuk, ke dua Senator itu mengunjungi terminal bus antar kota Pulo Gebang di Jakarta Timur. Mereka mengungkapkan kesiapan dan pelaksanaan moda transportasi darat dengan bus antar kota itu sudah berjalan dengan baik. Terlebih lagi sarana terminal bus itu juga dilengkapi sarana dan teknologi modern.

"Kami cek prosedur sebelum bus berangkat juga sudah ketat. Ada periksa rem, lampu utama, lampu sign, tekanan angin sampai kepada lampu rem. Saya harap pengemudi bus tidak ugal-ugalan dijalan sehingga bisa menurunkan tingkat kecelakaan dijalan," papar Nono.(dia)