logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 23 September 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan

Ajak Generasi Muda Amalkan Agama dan Pancasila, Ini Alasan Nono Sampono

Kamis, 08 Jun 2017 - 06:31:56 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
32FB_IMG_1496877654761.jpg
Sumber foto : Istimewa
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono saat membuka Acara Seminar Nasional Implementasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Tumbuh Kembangnya Wawasan Kebangsaan di Universitas Islam negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (7/6/2017)

CIPUTAT (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengajak generasi muda mengamalkan agama dan Pancasila. Nono mengatakan hal itu saat membuka Acara Seminar Nasional Implementasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Tumbuh Kembangnya Wawasan Kebangsaan di Universitas Islam negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (7/6/2017).

Nono mengingatkan generasi muda untuk mengawal NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika, yang sekarang ini mengarah pada titik disintegrasi.
"Sekarang mulai bermunculan golongan orang-orang yang mulai merongrong eksistensi NKRI, Pancasila Kebhinekaan dan melakukan provokasi, sehingga nilai-nilai Pancasila memudar, anak muda harus menjaga jangan sampai amnesia terhadap Pancasila," ujar Nono.

Menurut Senator asal Maluku ini, Pancasila bukanlah agama, tetapi Pancasila tidak bertentangan dengan apapun bahkan dengan agama, karena di dalam Pancasila disebutkan adanya keTuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, Musyawarah dan keadilan.

"Sebagaimana yang telah menjadi kesepakatan para ulama, bahwa Pancasila dan Agama adalah dua hal
yang tidak ada pertentangannya. Seperti yang diajarkan oleh agama, bahwa Pancasila menganjurkan kita untuk Melaksanakan perintah agama, memiliki rasa kemanusiaan pada sesama, menjaga persatuan/silaturahmi, bermusyawarah, mewujudkan keadilan," jelasnya.

Menyikapi persoalan bangsa saat ini dan melunturnya nilai-nilai kebangsaan, Presiden Joko Widodo melantik Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila atau yang disingkat dengan (UKP-PIP).

"Dengan terbentuknya UKP-PIP ini, kita berharap agar 'amnesia Pancasila' yang menghinggapi sebagian masyarakat kita dapat berubah menjadi 'Saya Pancasila'. Terkait UKP-PIP ini, silahkan adik-adik atau para dosen dan alumni UIN Syarif Hidayatullah memberikan masukan dan konsep pemikirannya agar lembaga baru ini dapat melaksanakan misinya dengan baik," tukas Nono.

Senada dengan itu, Bachtiar Aly pakar komunikasi politik dan anggota DPR RI menambahkan untuk memperkuat motivasi generasi muda, kaum muda jangan hanya terkesima dengan bangsa lain tetapi lupa menjaga jatidiri bangsa ini yaitu Pancasila.

"Tantangan untuk generasi muda dan Universitas ini perlu buat kajian riset dan bisa kerjasama dengan DPD RI untuk melihat sejauhmana persoalan disintegrasi bangsa ini jangan sampai overdosis terhadap hal-hal yang melunturkan semangat kebangsaan" tuturnya.

Menutup sambutannya, Wakil Ketua DPD RI berharap para akademisi dan mahasiswa UIN memberikan kontribusi untuk memberikan masukan terhadap ideologi kita Pancasila sebagai wahana untuk mempertemukan perbedaan yang ada.

"Terkait itu hendaknya Pancasila menjadi teman dialog dalam keseharian dan bukan barang mati tetapi barang hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan bahkan menjadi trend," ujar Nono.

Nono Sampono juga menyampaikan bahwa dalam bulan ramadhan seperti saat ini adalah momentum terbaik dalam mengiplementasikan Pancasila. Sebagaimana yang telah menjadi kesepakatan para ulama, bahwa Pancasila dan Agama adalah dua hal yang tidak ada pertentangannya.

"Seperti yang diajarkan oleh agama, bahwa Pancasila menganjurkan kita untuk Melaksanakan perintah agama, memiliki rasa kemanusiaan pada sesama, menjaga persatuan/silaturahmi, bermusyawarah, mewujudkan keadilan.(dia)