logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 25 November 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan

Ketua DPD RI Ajak Mahasiswa Jadi Penjaga NKRI

Minggu, 28 Mei 2017 - 02:11:15 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
24FB_IMG_1495912001058.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ketua DPD RI Oesman Sapta saat membuka acara Rapimnas KAMMI di Aula LAN Antang Makasar Sulawesi Selatan, Jum

MAKASSAR (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. Oesman Sapta, didampingi Bahar Ngitung, anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan membuka acara Rapimnas KAMMI di Aula LAN Antang Makasar Sulawesi Selatan, Jum'at (5/5/2017)

Oesman Sapta mengharapkan para peserta yang hadir untuk menjaga kesatuan NKRI dari serangan dari kelompok asing. Pada kesempatan itu Ketua DPD RI menuntut komitmen anak bangsa dalam menjaga NKRI. Jangan terpengaruh oleh kelompok kelompok asing yang ingin merusak Indonesia.

"Apakah kalian anak bangsa (KAMMI) mau rela negara kita diadu domba?" Ungkapnya, yang dijawab "tidak!" secara serentak oleh mahasiswa.

Oesman Sapta mencontohkan dirinya sejak usia muda sudah bekerja keras. "Sedari usia 13 tahun saya menjual rokok keliling di pelabuhan. Pada usia 15 tahun saya jadi buruh panggul di pelabuhan," Ujarnya.

Meskipun mengaku dalam usia muda pernah bandel, dirinya mengaku tidak pernah memakai narkoba. Karena dia meyakini salah satu yang merusak anak bangsa adalah narkoba.

Menurut Ketua DPD RI itu, Negara Indonesia banyak menghadapi krisis, misalnya negara asing yang merampok kekayaan negara dengan segala cara. "Mereka menggunakan segala cara, namun negara kita dapat terlindungi karena ada Pancasila. Kemudian kelompok tersebut menggunakan narkoba. Hingga pada akhirnya narkoba masuk ke semua lini masyarakat," ungkapnya.

Oesman minta generasi muda harus menjauhi narkoba. Caranya kita harus terlibat dalam memberantas narkoba. Kalau mengandalkan polisi tidak akan mampu. Masyarakat harus terlibat, dan mahasiswa salah satunya.

Dia berharap mahasiswa jangan pernah takut menghadapi kelompok yang ingin merusak Pancasila. "Bersedia kah kalian menjaga NKRI, dijawab "bersedia!" jawab para mahasiswa dengan lantang.

Oesman Sapta juga mencontoh jika Nabi Muhammad membangun kota Madinah dari macam-macam agama. Untuk itu Oesman berharap mahasiswa jangan mau mudah dikotak-kotakan.

"Saya bangga dari kalian Karena dari sekian banyak aksi demo belakangan ini, masih mau datang untuk berdiskusi, ini salah satu komitmen anak bangsa," tutup Oesman.(dia)