logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 25 November 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan

Oesman Sapta Berharap Rusia Tingkatkan Investasi di Indonesia

Minggu, 28 Mei 2017 - 00:51:29 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
34FB_IMG_1495906876987.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ketua DPD RI Oesman Sapta didampingi Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis dan Nono Sampono, serta anggota DPD RI Bahar Ngitung dan Parlindungan Purba saat menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Republik Indonesia, Mikhail Galuzin, di ruang kerjanya, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (3/5/2017)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPD RI Oesman Sapta berharap Pemerintah Rusia dapat meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia di bidang investasi dan perdagangan.

“Kami harapkan Yang Mulia Duta Besar dapat menyampaikan kepada Pemerintahnya untuk meningkatkan investasi di Indonesia, tidak hanya kerata api, tapi juga industri lainnya seperti aluminium, alumina, dan bauksit,” kata Oesman Sapta ketika menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Republik Indonesia, Mikhail Galuzin, di ruang kerjanya, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu(3/5/2017).

Pada kesempatan tersebut, Oesman Sapta didampingi Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis dan Nono Sampono, serta anggota DPD RI Bahar Ngitung dan Parlindungan Purba.

Oesman Sapta Odang yang akrab disapa Oso, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Rusia yang dinilai telah bersikap pro-aktif untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

“Hubungan perdagangan antara Indonesia dan Rusia mengalami penurunan. Melalui peningkatan kerja sama, diharapkan perdagangan kedua negara dapat meningkat,” katanya.

Duta Besar Rusia untuk Republik Indonesia, Mikhail Galuzin mengatakan, setuju pada pernyataan yang disampaikan Ketua DPD RI, Oesman Sapta, soal investasi.

Menurut Galuzin, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ketika berkunjung ke Rusia, melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, soal peningkatan kerja sama kedua negara.

Galuzin menjelaskan, pada pembicaraan tersebut dicapai beberapa kesepakatan antara lain, pembangunan kilang minyak, industri pertanian, dan industri pertahanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua DPD RI, atas perhatiannya pada investasi Rusia di Indonesia,” katanya.

Menurut Galuzin, ada bidang-bidang yang dapat menjadi subyek kerja sama kedua negara.

Rusia memiliki potensi besar untuk pengembangan listrik dengan teknologi nuklir dan siap melakukan transfer teknologi.

“Pengembangan energi untuk masa depan, sulit dikembangkan tanpa mengembangkan teknologi nuklir,” katanya.

Galuzin menambahkan, Rusia juga dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk mengembangkan wahana antariksa, guna pengembangan teknologi informasi.

“Rusia sangat terbuka untuk membangun kerja sama dengan Indonesia,” katanya.(dia/ant)