logo

DPD RI Micro Site

Sabtu, 23 September 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Komite

Wakil Ketua Komite DPD Ini Siap Ikut Aksi Kubur Diri Bersama Petani Telukjambe

Sabtu, 27 Mei 2017 - 23:40:00 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
14FB_IMG_1495896481604.jpg
Sumber foto : Istimewa
Wakil Ketua Komite I DPD RI, Benny Rhamdani bersama sejumlah Anggota DPD RI menemui pengungsi petani Teluk Jambe di penampungan pengungsi di Rumah Dinas Bupati Karawang, Rabu(17/5/2017)

KARAWANG (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Komite I Dewan Perwakilan Daerah Benny Ramdhani mengimbau para petani Telukjambe tidak melakukan aksi kubur diri jilid II. Menurut dia, petani harus percaya bahwa pemerintah bakal menyelesaikan persoalan tersebut sampai tuntas.

"Saya harap tidak ada aksi kubur diri lagi. Kita tunggu saja dalam waktu tiga bulan, para petani bisa kembali pulang ke Telukjambe," kata Benny saat berdialog dengan ratusan petani Telukjambe di rumah dinas Bupati Karawang, Rabu (17/5/2017).

Namun Benny menyatakan bakal berada di pihak petani jika pemerintah ingkar janji. Ia berjanji bakal ikut aksi kubur diri jika konflik lahan antara petani Telukjambe dan PT Pertiwi Lestari tidak selesai dalam 3 bulan.

"Jika dalam 3 bulan masalah ini tidak selesai, izinkan saya terlibat bersama petani Karawang kembali ke Jakarta. Saya bakal jalan kaki ke Istana. Saya bakal sumbang 100 peti. Saya ikut dikubur di salah satu peti di Istana," ujarnya.

"Kalaupun dipecat badan kehormatan DPD, saya ikhlas," Benny menambahkan.

Benny berharap persoalan sengketa antara petani dan PT Pertiwi Lestari bakal rampung dalam tiga bulan. Saat ini, Benny sedang memfasilitasi tim mediasi untuk menyelesaikan kasus tanah di Telukjambe.

Setelah berdialog bersama para petani, Benny dan beberapa anggota DPD RI langsung meninjau lokasi sengketa di Desa Margakaya, Wanajaya, dan Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat.

Sementara itu, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari menyatakan Bupati Karawang bakal mengeluarkan surat keputusan. Isinya soal pembagian 18 hektare untuk permukiman 96 keluarga petani Telukjambe.

"Seluas 18 hektare akan segera dimiliki Bapak-Ibu semuanya," kata Ahmad.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sepakat menyediakan 500 hektare untuk digarap para petani Telukjambe. "Tanah itu akan menjadi kawasan agrowisata Kabupaten Karawang," ungkap Ahmad kepada wartawan di Pemkab Karawang, Senin (15/5/2017).(dia/dbs)